<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>H48181's Weblog</title>
	<atom:link href="http://h48181.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://h48181.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Mar 2008 10:09:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='h48181.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>H48181's Weblog</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://h48181.wordpress.com/osd.xml" title="H48181&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://h48181.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Masalah Sampah Dan Cara Menanganinya</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/masalah-sampah-dan-cara-menanganinya/</link>
		<comments>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/masalah-sampah-dan-cara-menanganinya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 09:58:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h48181</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masalah Sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://h48181.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[     Sampah adalah barang buangan. Menurut wikipedia sampah adalah materi sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang merupakan konsep buatan manusia. Sampah merupakan masalah bagi orang di seluruh dunia ini karena sampah merupakan suatu barang yg tidak terpakai lagi. Seiring dengan semakin tingginya populasi manusia, maka produksi sampah juga akan semakin tinggi. Hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=29&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span> <img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/thumb-sampah-sederhana.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=102" alt="thumb-sampah-sederhana.jpg" height="102" style="width:133px;height:102px;" />  <img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/foto-galery_o1.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=100" alt="foto-galery_o1.jpg" height="100" style="width:136px;height:103px;" /> <img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/sampah-2s.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=102" alt="sampah-2s.jpg" height="102" style="width:138px;height:102px;" /></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span></span></p>
<p><span>Sampah adalah barang buangan. Menurut wikipedia sampah adalah materi sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang merupakan konsep buatan manusia. Sampah merupakan masalah bagi orang di seluruh dunia ini karena sampah merupakan suatu barang yg tidak terpakai lagi. Seiring dengan semakin tingginya populasi manusia, maka produksi sampah juga akan semakin tinggi. Hal itu tidak bisa dielakkan.</span></p>
<p style="text-align:justify;" class="MsoNormal"><span>Sampah sebagai materi sisa jelas sudah tidak dibutuhkan lagi dan tidak memiliki nilai ekonomi, sedangkan kesadara masyarakat sendiri untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih rendah. Masalah lainnya dari sampah adalah penanganan sampah. Selama ini sampah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan pemerintah sendiri kekurangan dana, teknologi dan sumberdaya manusia untuk pengangan sampah itu sendiri. Biaya retribusi yg selama ini di bayar oleh masyarakat diakuin oleh pemerintah hanya menutupi 10% dari biaya penanganan sampah. Tempat pembuangan sampah (TPS) dan tempat pembuangan akhir (TPA) serta tong-tong sampah selama ini selalu di tolak keberadaannya oleh masyarakat. Secara logika siapa sih yg mau hidup berdampingan dengan tempat sampah. Apakah anda mau? Akibatnya, karena tidak ada yg mau hidup berdampingan dengan tempat sampah maka lahan untuk TPA dan TPS serta tempat2 utk tong-tong sampah sangat sulit didapatkan, oleh karenanya sampahpun dibuang disembarang tempat.</span><span></span></p>
<p style="text-align:justify;" class="MsoNormal"><span>Karena tidak bernilai ekonomi inilah yang menyebabkan sampah itu akan semakin banyak. Kita tidak bisa menghentikkan produksi sampah, yg bisa dilakukan hanyalah mengurangi dan untuk mengurangi sampah, maka sampah harus dikelola. Sampah akan bisa dikelola dengan baik seandainya sampah itu bisa dipisahkan dari awal. Disini kesadaran masyarakat di sumber awal sampah yg harus ditingkatkan. Apa yg harus dilakukan oleh masyarakat di tingkat awal ini (produsen sampah)?</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;text-align:justify;" class="MsoNormal"><span><span>1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span>Sampah organik dan sampah anorganik harus dipisahkan dari tingkat rumah tangga</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;text-align:justify;" class="MsoNormal"><span><span>2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></span></span><span>ada usaha dari tingkat paling bawah (produsen sampah) untuk mengurangi jumlah sampahnya, menggunakan kembali sampahnya dan memanfaatkannya kembali sampahnya untuk pemanfaatan yang lain.</span></p>
<p style="text-align:justify;" class="MsoNormal"><span>Kedua hal diatas akan terlaksana baik jika sang produsen sampah (masyarakat) memilih membeli barang/produk yang tidak banyak menghasilkan sampah, produk yang sampahnya bisa didaur ulang (akan lebih baik bila bisa didaur ulang sendiri), produk yang berasal dari hasil daur ulang atau produk yagng bisa digunakan berulang2 sehingga otomatis barang2 yang nanti diproduksi oleh suatu perusahaan akan mengikuti keinginan konsumen. Jadi kesimpulannya bila produsen sampah/konsumen produk/masyarkat mempunyai kesadaran dan kekuatan untuk memilih produk2 seperti diatas maka produksi sampah akan bisa ditekan.</span></p>
<p style="text-align:justify;" class="MsoNormal"><span>Untuk mengelola sampah sehingga bernilai ekonomipun sudah banyak dilakukan seperti pemanfaatan sampah organik untuk pembuatan kompos, pakan ikan, pakan ternak, sumber energi dan lain2nya. tapi hampir semuanya tidak sukses karena hasil2 produk tersebut kurang diminati oleh masyarakat secara umum</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h48181.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h48181.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h48181.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h48181.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=29&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/masalah-sampah-dan-cara-menanganinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/75dcd28b0a2157a56055ecb980052541?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h48181</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/thumb-sampah-sederhana.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">thumb-sampah-sederhana.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/foto-galery_o1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">foto-galery_o1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/sampah-2s.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah-2s.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Hutan Kita Sekarang</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/16/</link>
		<comments>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/16/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 03:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h48181</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global issue]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/16/</guid>
		<description><![CDATA[Sepanjang tahun 2003 diketahui ada 6.000 hektar luas hutan Jambi yang habis terbakar, angka ini jauh melonjak dari total yang terbakar 2002 yaitu 1.435 hektar. Lokasi kebakaran berdasarkan pemantauan instansi terkait, terbesar berasal dari lahan masyarakat, kawasan hutan produksi (areal HTI), perkebunan besar, dan lahan transmigrasi. Demikian penjelasan Kasubdin Penataan Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Jambi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=16&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#003366"><strong><font size="5">S</font></strong>epanjang tahun 2003 diketahui ada 6.000 hektar luas hutan Jambi yang habis terbakar, angka ini jauh melonjak dari total yang terbakar 2002 yaitu 1.435 hektar. Lokasi kebakaran berdasarkan pemantauan instansi terkait, terbesar berasal dari lahan masyarakat, kawasan hutan produksi (areal HTI), perkebunan besar, dan lahan transmigrasi.</font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">Demikian penjelasan Kasubdin Penataan Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Jambi, Ir. H. Daru Pratomo, dalam sebuah diskusi yang melibatkan beberapa LSM dan aktor jurnalistik di Jambi, Sabtu (13/9). Lebih lanjut diungkapkannya jika titik panas (hotspot) yang terpantau tahun 2002 sebanyak 1.411 titik, maka tahun 2003 (dari data terakhir 11 September 2003) sebanyak 1.450 titik dengan sebaran pada areal hutan produksi 420 titik, hutan konservasi 11 titik, hutan lindung 29 titik, perkebunan besar 202 titik, lahan transmigrasi 120 titik, serta lahan masyarakat 668 titik. </font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">Berdasarkan wilayah administrasinya, hotspot terbanyak ditemukan di Kabupaten Muarojambi (505 titik), Tanjungjabung timur (267 titik), Sarolangun (189 titik), Tanjungjabung barat (184), dan sisanya tersebar di empat kabupaten lainnya di Jambi. Dari hasil monitoring dan evaluasi sekretariat Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan  (Pusdalkarhutla) Jambi diketahui kalau Pos Komando Pelaksana (Poskolak) dan Satuan Pelaksana (Satlak) yang telah dibentuk di masing-masing kabupaten/kota belum berfungsi secara optimal. </font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">Sehingga sering terjadi kesulitan dalam mengkoordinasikan kejadian kebakaran hutan dan lahan di lapangan. Beberapa perusahaan yang disorot dalam kasus kebakaran hutan Jambi ini antara lain perkebunan PT Bahari Gembira Ria, PT Muaro Kahuripan Indonesia Jambi, PT Sawitindo/PT Wana Teladan, serta HTI PT Dyera Hutani Lestari dan PT WKS. </font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">Sementara itu, Indra Arinal dari CCFPI (Climate Change Forest and Peatlands in Indonesia) Sumatera yang hadir dalam pertemuan itu menegaskan kalau akumulasi titik-titik api yang terbanyak di Sumatera dan Kalimantan justru terjadi di lahan-lahan basah dan gambut. Mustahil lahan basah dan gambut akan terbakar kalau tidak lahan tersebut dikeringkan terlebih dulu dengan pembuatan kanal-kanal di sekitarnya.  </font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">&#8220;Sulit dipercaya kejadiannya sebagai suatu kebetulan belaka, mengingat areal dan cakupannya sangat luas. Artinya ada suatu pola yang sama-sama dipakai dalam pengolahan dan pemanfaatan lahan. Pola tersebut bisa bersumber dari suatu kebijakan. Kalau memang demikian, benar pendapat sebagian orang kalau masalah api serta kebakaran hutan dan lahan tidak hanya masalah teknik pemadaman api dan penyuluhan kepada masyarakat saja, melainkan juga harus masuk ke wilayah kebijakan umum pembangunan daerah,” urainya panjang-lebar.</font></p>
<p><font color="#003366">Menurutnya lahan basah dan gambut merupakan perwujudan letak dan topografi suatu wilayah. Jika ingin menjadikannya lahan kering maka perlu diperhatikan juga letak dan topografi serta faktor-faktor lainnya. Perubahan, menurutnya, boleh saja dilakukan tetapi jangan sampai menghilangkan karakter alami suatu kawasan apalagi kalau sekedar untuk memenuhi kehendak investor. Kalau sudah jadi bencana, biasanya segala pembiayaan dan kerugian dibebankan ke masyarakat, keluhnya.</font></p>
<p align="justify" class="bodytextnormal"><font color="#003366">Tujuan pertemuan yang diharapkan mendapatkan tanggapan dari seluruh instansi terkait dan masyarakat terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan ini ditargetkan berkelanjutan alias bisa dilaksanakan rutin di waktu-waktu tertentu. Untuk mencapai harapan itu juga, peran media dilibatkan agar penyebaran informasi atau pempublikasian persoalan lingkungan tersebut merata ke seluruh masyarakat Jambi, termasuk publik berskala nasional.</font></p>
<p><a href="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/news_200309_hutan1.jpg" title="news_200309_hutan1.jpg"></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h48181.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h48181.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h48181.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h48181.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=16&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h48181.wordpress.com/2008/03/31/16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/75dcd28b0a2157a56055ecb980052541?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h48181</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Global Warming</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com/2008/03/24/global-warming/</link>
		<comments>http://h48181.wordpress.com/2008/03/24/global-warming/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 05:10:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h48181</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global issue]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://h48181.wordpress.com/2008/03/24/global-warming/</guid>
		<description><![CDATA[  Tingkat kerusakan hutan di Papua sudah termasuk tinggi. Selain karena pembalakan liar, hak penggunaan hutan dan pembukaan perkebunan kelapa sawit, masyarakat internasional juga turut bertanggung jawab. Demikian disampaikan Jaringan Masyarakat Sipil Papua pada KTT Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali. Apa saja sebetulnya tanggung jawab dunia internasional dalam perusakan hutan di Papua dan apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=5&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img width="169" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/globwarm_ttl.thumbnail.jpg?w=169&#038;h=84" alt="globwarm_ttl.jpg" height="84" style="width:151px;height:114px;" /> <img width="165" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/global-warming.thumbnail.jpg?w=165&#038;h=128" alt="global-warming.jpg" height="128" style="width:151px;height:112px;" /></p>
<p>Tingkat kerusakan hutan di Papua sudah termasuk tinggi. Selain karena pembalakan liar, hak penggunaan hutan dan pembukaan perkebunan kelapa sawit, masyarakat internasional juga turut bertanggung jawab. Demikian disampaikan Jaringan Masyarakat Sipil Papua pada KTT Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali. Apa saja sebetulnya tanggung jawab dunia internasional dalam perusakan hutan di Papua dan apa yang harus dilakukan Indonesia untuk mencegahnya? Berikut penjelasan Ruli Sumanda, dari kampanye hutan Wahana Lingkungan Hidup Walhi.</p>
<p>Ruli Sumanda [RS]: &#8220;Deforestasi di Papua meningkat tajam. Ada beberapa konsesi baru, baik itu perkebunan sawit dan Hutan Tanaman Industri HTI. Itu yang baru dibuka. Itu pertama. Dan kemudian yang kedua juga ada begitu banyak konsesi penebangan kayu yang baru masuk.</p>
<p>Lebih kurang sekitar 4 juta hektar hutan Papua itu sudah dialokasikan untuk Hak Pengusahaan Hutan HPH yang baru. Kemudian ada rencana untuk pembukaan lebih kurang 5 juta hektar HTI. Dan yang sudah dibuka, sudah 200 ribu hektar. Kemudian untuk perkebunan sawit, sudah dialokasikan, walaupun sampai sekarang belum ada pembukaan lahan sama sekali.&#8221;</p>
<p>Deforestasi dan Degradasi<br />
&#8220;Jadi pada intinya, pada saat ini memang Papua sudah dalam proses deforestasi dan degradasi yang cukup parah. Dan ini akan lebih parah lagi di masa yang akan datang. Di tahun 2008 itu akan jauh meningkat dibanding sekarang. Karena sejumlah konsesi yang sudah mendapatkan ijin itu akan melakukan pembersihan lahan tahun depan.&#8221;</p>
<p>Radio Nederland Wereldomroep: &#8220;Disebutkan bahwa selama ini yang aktif hanya 15 unit HPH saja. Bagaimana ini sebetulnya? Mungkin kaitannya dengan illegal logging?&#8221;</p>
<p>RS: &#8220;Kalau illegal logging memang ada beberapa. Tetapi sebenarnya angka itu juga tidak terlalu signifikan kalau umpamanya itu menjadi penyebab degradasi lahan di Papua. Angka illegal logging di Papua itu jauh lebih kecil bila dibanding dengan konsesi lahan menjadi perkebunan sawit dan HTI yang ada di Papua pada saat ini. Demikian juga dengan angka illegal logging jauh lebih kecil dibanding dengan legal logging yang terjadi dari praktek.&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h48181.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h48181.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h48181.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h48181.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=5&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h48181.wordpress.com/2008/03/24/global-warming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/75dcd28b0a2157a56055ecb980052541?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h48181</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/globwarm_ttl.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">globwarm_ttl.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/global-warming.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">global-warming.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JOHNY INDO</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com/2008/03/19/johny-indo/</link>
		<comments>http://h48181.wordpress.com/2008/03/19/johny-indo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 08:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h48181</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mantan Perampok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://h48181.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Dia dikenal dengan nama Johny Indo. Di era 1970-an Johny Indo dan kelompoknya sangat disegani sebagai perampok yang malang melintang di Jakarta dan sekitarnya. Sejumlah toko emas yang pernah dijarahnya antara lain toko emas di daerah Cikini dan Senen Jakarta Pusat. ”Waktu itu hasil rampokan kalau ditotal sekitar 120 kilogram” ujar Johny Indo ketika tampil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=3&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dia dikenal dengan nama Johny Indo. Di era 1970-an Johny Indo dan kelompoknya sangat disegani sebagai perampok yang malang melintang di Jakarta dan sekitarnya. Sejumlah toko emas yang pernah dijarahnya antara lain toko emas di daerah Cikini dan Senen Jakarta Pusat.</p>
<p>”Waktu itu hasil rampokan kalau ditotal sekitar 120 kilogram” ujar Johny Indo ketika tampil di Kick Andy. Johny mengaku, melakukan kejahatan dengan merampok karena terinspirasi oleh si Pitung, tokoh Betawi yang gigih melawan penjajah Belanda.</p>
<p>“Hasil jarahan itu tidak dinikmati sendiri dan kelompok, melainkan sebagian dibagikan kepada warga miskin. Walau saya menggarong tapi saya masih ingat warga miskin yang kelaparan. Kata Johny Indo yang menganggap apa yang dilakukannya mengikuti jejak idolanya, Si Pitung yang sering menolong masyarakat kelas bawah.</p>
<p>Berkali-kali aksi Johny Indo dan kelompoknya yang ia beri nama “pachinko” alias pasukan china kota, lolos dari sergapan aparat kepolisian. Namun sepandai-pandai tupai melompat sekali gagal juga. Pepatah itu nampaknya berlaku juga buat Johny Indo dan kelompoknya. Karena kekuranghati-hatian salah seorang anggota kelompoknya yang menjual emas, hasil barang jarahan sembarangan, satu demi satu anak buah Johny Indo dibekuk petugas.</p>
<p>Johny Indo yang waktu itu mengoleksi berbagai jenis senjata api dan berkarung-karung peluru sudah mempunyai firasat akan tertangkap. Ia pun berpindah-pindah tempat mulai dari Pandeglang hingga Cirebon.</p>
<p>“Saya pusing dan bingung waktu itu, hampir semua koran memberitakan kalau polisi terus memburu saya dari segala penjuru. Akhirnya saya lari ke daerah Sukabumi, Jawa Barat. Saya masuk ke sebuah goa yang gelap dan angker, dengan harapan bisa menghilang. Eh, saya malah ditangkap petugas koramil setempat” ujar Johny tertawa getir mengenang peristiwa itu.</p>
<p>Johny Indo akhirnya diganjar 14 tahun penjara dan dijebloskan ke penjara yang keamannya ekstra ketat Nusakambangan.</p>
<p>Ternyata mendekam di Nusakambangan tidak membuat petualangan Johny Indo berakhir. Bersama 14 tahanan lainnya, Johny Indo membuat geger karena kabur dari sel.Hampir semua aparat keamanan waktu itu dikerahkan untuk menangkap Johny Indo dan kelompoknya. Namun setelah bertahan hingga dua belas hari, Johny Indo pun menyerah.</p>
<p>“Saya menyerah karena sudah berhari-hari tidak makan.Selain itu 11 tahanan yang melarikan diri bersamanya tewas diberondong peluru petugas”ujarnya. Perjalanan Johny Indo memang penuh warna. Setelah selesai menjalani hukuman, ia terjun ke dunia film menjadi bintang film. Bermodalkan tampang yang ganteng ia terjun ke dunia film. Puluhan film telah ia bintangi antara lain, Si Pitung, Nyi Blorong, dan Pelarian dari Nusakambangan.</p>
<p>Masih banyak lagi kisah Johny Indo yang menarik untuk disimak, antara lain pengalaman pertama kali saat ia mulai terjun ke dunia rohani untuk berdakwah bersama KH Zainuddin MZ. Ada pengalaman lucu di sini, yaitu tertukarnya amplop honor seusai berdakwah. Amplop yang seharusnya untuk KH Zainuddin MZ oleh panitia diberikan kepada Johny Indo, begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Kini Johny Indo, yang terlahir bernama Yohannes Hubertus Elkkenboom tinggal di daerah Sukabumi, Jawa Barat bersama istrinya, Vinny Soraya dan kedua putra-putrinya. Ia mengaku bahagia bersama keluarganya. Di saat senggang ia menghabiskan waktu dengan membenahi rumahnya yang sederhana sambil menunggu panggilan dakwah.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h48181.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h48181.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h48181.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h48181.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=3&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h48181.wordpress.com/2008/03/19/johny-indo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/75dcd28b0a2157a56055ecb980052541?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h48181</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>APA KABAR DUNIA</title>
		<link>http://h48181.wordpress.com/2008/03/05/hello-world/</link>
		<comments>http://h48181.wordpress.com/2008/03/05/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 04:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>h48181</dc:creator>
				<category><![CDATA[Global issue]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging! Ingatkan dunia tentang bahaya global warming      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=1&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir.jpg" title="banjir.jpg"></a>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<p><b>Ingatkan dunia tentang bahaya global warming</b></p>
<p><img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/flood6.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=98" alt="flood6.jpg" height="98" style="width:139px;height:102px;" /> <img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/camdgrmx.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=92" alt="camdgrmx.jpg" height="92" style="width:136px;height:104px;" /> <img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/caoxe7ev.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=98" alt="caoxe7ev.jpg" height="98" style="width:140px;height:101px;" /></p>
<p><img width="128" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir.thumbnail.jpg?w=128&#038;h=91" alt="banjir.jpg" height="91" style="width:139px;height:100px;" /> <img width="133" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir-1.thumbnail.jpg?w=133&#038;h=96" alt="banjir-1.jpg" height="96" style="width:135px;height:96px;" /> <img width="139" src="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir-jakarta-01_1.thumbnail.jpg?w=139&#038;h=96" alt="banjir-jakarta-01_1.jpg" height="96" style="width:140px;height:96px;" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/h48181.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/h48181.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/h48181.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/h48181.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=h48181.wordpress.com&amp;blog=3065329&amp;post=1&amp;subd=h48181&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://h48181.wordpress.com/2008/03/05/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/75dcd28b0a2157a56055ecb980052541?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">h48181</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/flood6.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">flood6.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/camdgrmx.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">camdgrmx.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/caoxe7ev.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">caoxe7ev.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">banjir.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir-1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">banjir-1.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://h48181.files.wordpress.com/2008/03/banjir-jakarta-01_1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">banjir-jakarta-01_1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
